Kamis, 05 Juli 2012

METODE PERBAIKAN / REPAIR PADA STRUKTUR BETON (Matrial SIKA)


Agan-Sita yang lagi bingung mau repair beton (bangunan) ne gan 1 methode dari ane.. tolong di foloow, dan di Like nya....
Metode ini menjelaskan pekerjaan-pekerjaan perbaikan untuk beberapa tipe cacat beton yang terjadi dalam proses kontruksi, di mari gan di ikuti step bay stepnya biar jelas sambil ngopi (pelan-pelan)
1.      Jenis –jenis cacat beton.
Cacat beton yang paling sering terjadi  antara lain sebagai berikut:
-          Honeycomb
-          Retak  lantai
-          Beton keropos dengan atau tanpa besi tulangan yang terekspose
-          Beton tidak rata atau menggelembung/bunting pada permukaan beton
      
2.      Metode Repair
Perbaikan akan dilakukan oleh tim khusus dari  kontraktor spesialis repair beton bila terdeteksi adanya cacat pada struktur  beton. Metode perbaikan yang akan dilakukan akan tergantung dari jenis cacatnya, yaitu sebagai berikut:
2.1.   Honeycomb ( Pada ketebalan selimut beton )
Untuk honeycomb pada kolom/Core wall/Shearwall diajukan  perbaikan  dengan menggunakan  Sika monotop 613

Metode perbaikannya adalah sbb:
-          Bersihan daerah yang terjadi honeycomb, chipping apakah terlihat besi atau tidak, jika terlihat besi ikuti cara perbaikan pada item 2.3, jika tidak terlihat besinya ikuti langkah – langkah dibawah ini :
-          Lakukan  hacking dan hilangkan beton keropos yang lepas sampai menemukan permukaan  yang padat.
-          Bersihkan area dari kotoran-kotoran dan sisa-sisa beton, lalu basahi dengan Sika Bond NV, tunggu ± 30 menit.
-          Tambal area yang terbuka dengan Sika monotop 613
-          Lakukan Curing area yang perlu diperbaiki.
2.2.   Retak pada plat
2.2.1. Patching or Sealing (Metode penambalan)
       Untuk retak-retak ringan ( lebar retak < 0.3 mm ) pada lantai beton diajukan perbaikan dengan penambalan menggunakan Sikagrout 215 .  
Metode perbaikannya adalah sebagai berikut:
-          Bersihkan debu dan kotoran-kotoran pada daerah retak dan siram permukaan lantai dengan air
-          Tambal retak pada lantai  dengan menggunakan  Sikagrout 215 
-          Bahan Grout dapat dicampur hingga dapat mengalir (volume air sebanyak 4.25 lt unutk 1 sak  @25 kg) atau cukup agar bisa digunakan trowel (volume air sebanyak 2,75 liter untuk 1 sak @25 kg)
-          Lakukan Curing dengan menggunakan Curing Coumpoun

2.2.2 .    Pressure Grouting/Injection (Suntikan)
      
Untuk retak dengan lebar > 0.3 mm, diajukan untuk dilakukan suntikan dengan menggunakan  SIKADUR-752  untuk daerah kering, untuk daerah basah  menggunakan Sika Intraplast Z.

Langkah kerjanya adalah sebagai berikut:
-          Bersihkan daerah retak
-          Lakukan pengeboran dan pemasangan selang suntikan sepanjang retakan dengan jarak specing 200mm.
-          Tambal retakan, terutama area –area sekeliling selang dengan Sikaset Accelerator.
-          Setelah 1 hari curing, dilakukan suntikan melalui selang yang terpasang.
-          Grouting menggunakan bahan SIKADUR-752 untuk daerah kering, untuk daerah basah grouting menggunakan Sika Intraplast Z.  Suntikan dilakukan dengan tekanan yang stabil. Tekanan maksimum akan diberikan sekitar 1- 3 bar dan ditahan selama 1 menit.
-          Setelah selesai dilakukan suntikan, lepaskan selang injeksi, bersihkan permukaan.
2.3.        Beton keropos dengan atau tanpa besi tulangan yang terekspose
2.3.1.     Patching or Sealing (Metode penambalan)
 Untuk beton keropos tanpa tulangan yang terekspose, diajukan metode     patching(tambalan) dengan langkah-langkah sebagai berikut:
-          Lakukan  hacking dan hilangkan beton keropos yang lepas sampai menemukan permukaan  yang padat.
-          Bersihkan area dari kotoran-kotoran dan sisa-sisa beton, lalu basahi dengan Sika Bond NV, tunggu ± 30 menit.
-          Tambal area yang terbuka dengan Sika monotop 613
-          Lakukan Curing area yang perlu diperbaiki.


2.3.2.      Pressure Grouting /Injection (Suntikan)

   Untuk beton keropos dengan tulangan yang terekspose, diajukan metode Pressure Grouting /Injection (suntikan) dengan langkah-langkah sebagai berikut:

-          Lakukan hacking dan hilangkan beton keropos yang lepas sampai menemukan permukaan yang padat.
-          Bersihkan area dari kotoran-kotoran dan sisa-sisa beton, lalu basahi dengan Sikabond NV.
-          Untuk area yang cukup besar :
-       Pasang bekisting dan cor kembali dengan Sikagrout 215 atau beton dengan mutu yang sama.
-          Untuk area yang kecil, sempit dan rapat dengan tulangan, diajukan metode sebagai berikut :
-       Sediakan agregat 20mm dengan kawat ayam dipasang sekililing area yang akan diperbaiki.
-       Tutup dengan bekisting, sediakan selang grouting ( inlet dan outlet ).
-       Tambal celah-celah pada bekisting dengan Plug bersetting cepat.
-       Lakukan curing selama 1 hari.
-       Lakukan suntikan dengan Sikagrout 215.
-       Berikan tekanan 1-3 bar dan tahan selama beberapa menit.
-       Selang grout dapat dipotong dan dilepaskan pada hari berikutnya.

2.4. Beton tidak rata atau gelembung/bunting pada permukaan beton
        ( Kolom, Slab, Beam, Shearwall dan Corewall )

Untuk cacat ini, dilakukan metode Trimming and Patching sebagai berikut :
-          Area yang cacat ditandai.
-          Lakukakan hacking pada permukaan beton yang tidak rata.
-          Ratakan dengan melakukan penambalan menggunakan Sioka Monotop 613.
-          Lakukan curing pada permukaan yang diperbaiki.

Summary Metode Repair Beton dan Material yang digunakan :




Tolong di Comeng ya gan..... Tetep Hargai Post Orang Lain...

9 komentar:

Iwan Sri Wiwoho mengatakan...

bagus ... menambah pengetahuan kami tentang perbaikan beton ...

Anonim mengatakan...

sangat bermanfaat, tq

Hariadi Sihono mengatakan...

maaf ya mas, itu metode kenapa salah semua?

Sang Angin mengatakan...

(roni wibowo @adm) terimakasih telah mengunjungi dan mereview blog saya ini, kepada bapak Hariadi Sihono tolong di perjelas dimanakah tempat salahnya, dan refrensi lebih jelas asalya, agar blog ini tidak menyesatkan, karena methode ini kita terapkan untuk proyek kita di Mall Gandaria City kebayoran Jakarta dan di approve oleh konsultan dan owner tentunya. terimakasih

Hariadi Sihono mengatakan...

Maaf pak, kalau boleh saya tambahkan:
Untuk metoda Patching, setelah ditandai, area di cut dengan gerinda min 10 mm berbentuk kotak, agar material patching bisa lebih 'menggigit'

Untuk Perbaikan retak, < 0,3 mm (lebih kecil dari 0,3 mm retaknya) pakai bahan epoxy SIKADUR 752 (metode Epoxy Resin Grouting), bukan bahan SIKAGROUT 215 tidak didesain untuk menutup retakan (karena ada pasir silika halusnya)
demikian juga Perbaikan retak > 0,3 mm ( lebih besar dari 0,3 mm) menggunakan epoxy SIKADUR 752 sampai lebar gap retakan 10 mm. (diatas 10 -75 mm juga pakai material epoxy yang ada gradasi pasir silikanya)
jika perbaikan dilaksanakan pada plat lantai beton yang rusak (retak menjari) karena lintasan forklift, tetap gunakan material epoxy-cement (berbagai merk dari Sika juga ada, jangan menggunakan material cement base, karena akan tetap retak dipertemuan beton exist dengan tambalan

Untuk grouting injection cement base seperti diatas termasuk high pressure injection, jadi tekanannya pasti diatas 100 psi, kalo 1 - 3 bar itu low pressure injection (19 - 55 psi) dan cairan grout harus diisi dari bawah ke atas bekisting agar tdk ada udara terjebak.

Mohon maaf pada TS, sekali lagi ini bukan ingin menyalahkan hasil pekerjaan yang telah TS lakukan, tapi metode pekerjaan grouting sudah dibakukan prosedurnya di kementerian PU, telah dilakukan sertifikasi pekerja khusus grouting oleh kementerian tenaga kerja (ada sertifikatnya, Boss), jika pekerjaan ini dilakukan pada proyek pemerintah, tentunya akan di audit oleh puslitkim/puslitbang jalan jembatan, ini mungkin belum disadari oleh oleh banyak aplikator perbaikan struktur.

Jika ada pertanyaan saya bersedia menjawab di hariadi_sihono@yahoo.com

ibnu Hajar mengatakan...

Gimana cara mengatasi bak reservoir bila bocor

WINDU GUN mengatakan...

Kalau beton keropos cukup di chiping saja y..tidak perlu di grouting

syafar herman mengatakan...

gimana cara memperbaiki beton lama yang mau di naikan elevasinya

Jaefudin Ramadani mengatakan...

Thq infonya. Sukses selalu...

Poskan Komentar

 
;